TELEPORTATION || on going

TELEPORTATION || on going

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Volya , anak SMA yang berusaha bangkit dari keterpurukan tentang masa depannya. Keharusan untuk membiayai sekolah adiknya menjadi beban di pundaknya. Hal itu memaksanya pindah ke kostan. Namun siapa sangka , ketika dia pindah ke kost tersebut kejadian aneh selalu menghantuinya. Teleportasi tak terkendali yang membawanya ke tempat indah , dan belum pernah dikunjunginya , namun setiap malamnya, tempat itu menjadi semakin gelap. © BLINDFORCE, 2O2O
All Rights Reserved
#281
somi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Innocently Evil [FIN]
  • Blue Light (Tamat)
  • SCHOOL   ✖   TXT  [✓]
  • Starter | One | TXT | ✔️
  • FEARLESS 🧟‍♂️ (NCT OT23)
  • Bloody Day ✔
  • Kairo Sakakibara [SUDAH TERBIT]
  • No Soul : Beyond The Gate
  • Supernatural

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines