Dicintai 3 Guru Tampan

Dicintai 3 Guru Tampan

  • WpView
    GELESEN 41,744
  • WpVote
    Stimmen 895
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 8, 2020
*Note: Cerita ini terlalu Fulgar, untuk -18 dilarang membacanya, dan bagi yang Homophobia dilarang keras untuk membaca. -> Cerita ini berawal dari 3 Guru dan 1 murid kelas XI di Sekolah Menengah Kejuruan di daerah Pantura. Dimana ada seorang Siswa Gay yang bernama Rizal. Ia masih berumur 17th, sehingga Rizal masih ingin mencari jatidirinya. Sampai pd akhirnya Rizal menyukai beberapa temannya, dan bahkan Guru laki-lakinya. Dan sampai pd akhirnya Rizal bisa mengambil Hati 3 guru sekaligus. mau tau kelanjutan critanya?? silakan baca selanjutnya, jgn lupa Vote dan Komen ya gaess :"
Alle Rechte vorbehalten
#121
bisex
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Changed Life
  • Victim「✓」
  • Wink wa Sae
  • MY BEAUTIFUL TEACHER
  • BACKSTREET [BL]
  • My Teacher My love (COMPLETE)
  • Good Enough [END]
  • I'm Bi... [COMPLETED]
  • [BL] The Sound Of Love [END]
  • 3 WARNA [TAMAT]
  • you and me (Boboiboy x fang)
  • NIKMATNYA PACAR TEMAN SENDIRI
  • Cinta Pertama Andra (21+)

Halo, gue Reza Lingga Diputra. Biasa dipanggil Rez, anak 17 tahun yang lagi menikmati masa SMA dengan kehidupan yang, jujur aja, nggak terlalu seru. Kalau ini dijadiin cerita? Beuh, siapa juga yang mau baca? Sampai akhirnya... Ardan datang. Cowok 22 tahun itu tiba-tiba muncul dalam hidup gue, dan tanpa sadar, dia membawa kisah yang nggak pernah gue bayangkan sebelumnya. --- - Potongan Cerita - Pukul tiga pagi, kamar Jendra sunyi. Cahaya lampu tidur yang temaram menciptakan bayangan samar di dinding, sementara AC menghembuskan udara dingin yang menusuk kulit. Ardan menggeliat kecil, lalu berbalik-dan tanpa sengaja, tubuhnya bersentuhan dengan seseorang. Reza. Bocah itu, entah sadar atau tidak, memeluknya dari belakang. Lengan Reza melingkar di pinggangnya, napasnya teratur dalam lelap. Ardan sempat terdiam, bisa saja ini cuma refleks karena udara dingin. Tapi anehnya, ia tak ingin melepaskan pelukan itu. Perlahan, ia membalas. Tangannya terulur, mengacak-acak rambut Reza dengan lembut. "Dasar bocah satu ini," gumamnya pelan, senyum tipis tersungging di bibirnya. --- Mau tahu kelanjutannya? Jangan lupa vote dan lanjut baca!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien