I R S Y A D

I R S Y A D

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 1, 2020
Setelah kejadian beberapa tahun lalu, dia menjadi tak percaya lagi pada lelaki. Semua yang dikatakan setiap lelaki terdengar bagaikan lantunan irama yang penuh dengan kedustaan. Entah dia terlalu polos atau terlalu bego dalam menghadapi kisah kasih dengan lelaki. Hingga membuatnya jengah dengan semua kepahitan yang ia rasakan dalam hidupnya karena lelaki. Hingga suatu hari, di tempat yang sama, ia bertemu orang yang sempat menyinggahi hatinya dan memberinya berbagai kenangan dan kekecewaan. Ia muncul tiba-tiba saat dia hampir saja melupakannya. Akankah ia membuka hatinya untuk yang kedua kalinya? Atau sebaliknya? "Secangkir kopi ini memiliki rasa khas dan juga k e n a n g a n." ~Putri "Mungkin salah satunya aku." ~Irsyad .... ..... ...... ....... Stay tuned ya, Baru dalam urusan tulis menulis, Harap maklum kalo masih gak karuan, Thank you... Salam wedang kopi!!
All Rights Reserved
#77
coffee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect Destruction
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • Berlari Untuk Menyerah [TERBIT CETAK]
  • Perfect uncle βœ“
  • Padi & Jagungβœ“
  • Masa SMA [Completed]
  • The Coffee Crush
  • Affeto Caffe
  • Perempuan Pujaan Hujan

"Gazka... we will be forever, kan?" "We will, Helia. Seperti lagu dari penyanyi kesayangan mu. Even in a different life, you still would've been mine, we would've been timeless." Senyum di bibirnya kala menjawab pertanyaanku membuat segala rasa takut yang selama ini berkelana seketika melebur. Hatiku dipeluk hangat setiap mendengar merdu suaranya. Gazka, seorang pria pecinta arom kopi dikala langit memancarkan semburan warna jingganya. Ia selalu menjanjikan dunia dan seluruh isinya padaku. Katanya, hanya ada bahagia yang akan ku peluk. Sialnya, aku terlalu terlena dengan netra teduh dan kalimat manisnya, hingga melewatkan satu kalimat penting, "𝘐𝘯 𝘒 π˜₯π˜ͺ𝘧𝘧𝘦𝘳𝘦𝘯𝘡 𝘭π˜ͺ𝘧𝘦." Karena aku benar-benar hidup dua kali, namun celakanya ... ia tidak ikut serta bersamaku di kehidupan keduaku. ☘︎ π™²πšŽπš›πš’πšπšŠ πš’πš—πš’ πš–πšŽπš–πš‹πšŠπš‘πšŠπšœ πšπšŽπš—πšπšŠπš—πš πš”πš’πšœπšŠπš‘ πš”πšŠπšœπš’πš‘ πšŠπš—πšŠπš” πš›πšŽπš–πšŠπš“πšŠ, πš”πšŽπš•πšžπšŠπš›πšπšŠ, πš™πšŽπš›πšœπšŠπš‘πšŠπš‹πšŠπšπšŠπš—, πšπšŠπš— πš›πšŠπšœπšŠ πšœπšŠπš”πš’πš πš’πšŠπš—πš πš‹πšŽπš›πšœπšŠπš›πšŠπš—πš πšœπšŽπš•πšŠπš–πšŠπš—πš’πšŠ. ─ 𝓐z.

More details
WpActionLinkContent Guidelines