Another Night

Another Night

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 5, 2014
Malam ini aku menjalani ritual itu kembali. Menatap langit malam sambil menikmati dinginnya udara malam hari. Inilah sebuah kegiatan yang biasa kulakukan jika hati ini, merasa rindu dengan kenangan di masa lalu itu. Entah apa yang kupandang dari langit malam yang gelap itu. Bintang-bintang pun sangat jarang muncul. Tapi entahlah, mungkin hati ini memang membutuhkan kesendirian. Sesekali kurapatkan selimut kecilku yang membungkus badan atas-ku, agar udara dingin ini tidak terlalu menusuk kulitku. Dan, sambil duduk santai aku pun mulai mengingat kenangan-kenangan itu. Kenangan yang sangat ingin aku lupakan, namun nyatanya tetap tidak pernah bisa. Aku pun mulai mengingat wajahnya kembali. Ah, wajah yang sangat kurindukan itu. Sudah berapa lama kita tidak bertemu? Aku.. aku rindu kamu.. Rasanya pipiku mulai basah terkena air mata yang tidak sengaja turun ini. Serindu itukah aku padanya? Aku tidak tau. Kuusap air mataku dan memulai mengingatnya kembali. Dan lembaran masa lalu pun terbuka kembali..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • lost in the gaze of obsession
  • Lembayung
  • Noona, Can You Remember Me? [✔]
  • SasuHina - Love Story
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • "You Don't Know Love" ( END)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Siluman Tak' Bernyawa

Kenapa ketika seseorang telah tiada, mereka yang mengenal nya selalu melihat langit malam yang di penuhi taburan bintang-bintang indah nan bersinar terang di gelapnya langit, seolah-olah bintang tersebut ialah orang yang mereka kenal? "karna bintang-bintang itu bersinar terang dan indah seperti orang yang telah tiada itu!~.." "...." *** "apa yang harus ku lakukan?... kata-kata itu seperti masa depan yang terlontar begitu saja.." ucap seseorang yang menengadahkan kepalanya menatap langit malam yang di penuhi bintang-bintang, diantara bintang-bintang itu pandangan nya lebih terfokuskan kepada bintang yang bersinar lebih terang dan lebih indah dibandingkan bintang-bintang yang lain. Tatapan intens itu menyiratkan kekosongan dan kilatan obsesi yang muncul dan menghilang kembali "Ck-.. s-sial.." Tik.. setetes air mata terjatuh tepat di tanah setelah kepala nya menunduk tenggelam dalam rasa kehampaan dan kepedihan yang mendalam, membuat dada nya semakin lama semakin sesak. pipi tirus nya seketika menjadi aliran sungai yang deras, suara angin malam menutupi sentuhan air mata ke tanah dan membawa bayangan putih transparan yang berdiri di belakang orang itu "aku harap di kehidupan selanjutnya, aku tidak pernah bertemu kalian lagi.... selamat tinggal... kakak" Don't copy my story and idea izin dulu ya kakak-kakak🙂‍↕️ By-zoeuwueii

More details
WpActionLinkContent Guidelines