Story cover for Tara [END] by nizaqmra
Tara [END]
  • WpView
    LETTURE 353,267
  • WpVote
    Voti 21,721
  • WpPart
    Parti 60
  • WpView
    LETTURE 353,267
  • WpVote
    Voti 21,721
  • WpPart
    Parti 60
In corso, pubblicata il giu 04, 2020
Attara Anastasya Ganendra, gadis yang kehidupannya berubah setelah terhantam kenyataan pahit di masa lalu membuat dirinya terhempaskan masuk ke dalam jurang kehancuran, yang di buat oleh keluarganya sendiri.

Bertahun-tahun ia hidup dalam kesakitan batin maupun fisik, yang diberikan oleh kedua orangtuanya. Perlahan-lahan kebenaran dari masa lalu yang coba di pendamnya terkuak sedikit demi sedikit, tapi dengan keras ia selalu mencoba menyembunyikannya demi keharmonisan keluarga yang tidak merasa telah menyisihkan satu anggota, yaitu dirinya.

Dapatkah Tara keluar dari jurang kehancuran dalam hidupnya? 
Dan masalah apakah yang berusaha disenyumbunyikannya dari keluarga?




||PENASARAN dengan kehidupan gadis bernama Tara ini? langsung baca aja, yah!
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Tara [END] alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#345siksaan
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
DANADYAKSA di KumbangPolkadot
70 parti Completa
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Juan [REVISI] cover
Last Wish For Dad cover
ALEYA~~ cover
TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (Revisi) cover
Family Line cover
RAPUH! cover
ATHARES✓ cover
Sejenak Luka cover
DANADYAKSA cover
Askara Bradipta cover

Juan [REVISI]

1 parte Completa

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.