Story cover for Ineffable by rizkaerindiaa
Ineffable
  • WpView
    Reads 1,885
  • WpVote
    Votes 345
  • WpPart
    Parts 33
  • WpView
    Reads 1,885
  • WpVote
    Votes 345
  • WpPart
    Parts 33
Ongoing, First published Jun 04, 2020
Bukan. Ini bukan hilang. Tetapi hanya akan digantikan dengan menunggu kapan waktunya datang.

Karna sejatinya kehilangan yang baik adalah sebaik-baiknya kehendak dari Tuhan.

***

"Ineffable" 
Terlalu Indah. Tak Terkatakan. Tak Terlukiskan.

Naraya Aletta Qirani. Gadis biasa, unik dan ceplas ceplos, adalah gambaran dari seorang gadis pecinta zombie dan seorang chocolate addict yang selalu ceria dan apa adanya.

Galileo Gauzan Pradipta. Sosok cowok cool dan cuek namun tengil yang kental dengan nuansa klasik.

Berawal dari kebencian yang berubah menjadi sebuah kisah indah dan tak bisa terlukiskan bahkan terkatakan.

Namun, apakah mereka bisa mempertahankan kisah yang terlalu indah itu? atau sebaliknya menorehkan luka? 

See u on the next chapter🥰

Salam,
rizkaerindia

twitter : @rizkaerindia01
instagram : @rizkaerindia
All Rights Reserved
Sign up to add Ineffable to your library and receive updates
or
#293ceritasekolah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Impossible cover
THE GIRL WHO FIGHT FOR THEIR LOVE (COMPLETED) cover
ANANTA [COMPLETED] cover
Rahasia Dibalik Seragam cover
ALATAS cover
BULAN [END] cover
Extraordinary Love {COMPLETE}✓ cover
Savero Archandra || Haechan || END cover
About feelings   (selesai) cover

Impossible

19 parts Complete

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.