Never Again

Never Again

  • WpView
    OKUNANLAR 201
  • WpVote
    Oylar 23
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Nis 14, 2025
Ternyata dewasa memang tidak seindah bayangan kita semasa kecil. Orang dewasa terlihat sangat mengagumkan kala itu. Bebas, keren, dan berani, ya, mungkin itu pandangan kita terhadap orang dewasa yang terlihat oleh mata polos kita saat itu. Namun, nyatanya semua tak seindah yang dibayangkan. Pria itu terlihat sangat frustasi, di usia yang baru disebut dewasa muda, dia mengerti bahwa ternyata dunia ini penuh pilihan. Tidak bisa asal pilih, harus memikirkan risiko dan manfaatnya secara matang. Jika salah langkah, bisa menyesal berkepanjangan. Tidak seperti saat masih kecil, membuat pilihan yang salah masih dimaklumi dengan alasan 'masih muda'. Tetapi saat orang-orang sudah menganggap kita dewasa, ternyata pilihan yang salah hanya akan di-cap 'orang gagal'. Dewasa ternyata menyeramkan. Tapi fase dewasa ini juga yang mempertemukan pria itu dengan wanita yang sangat membuatnya jatuh hati. Bayangan masa depan dengannya membuat pria itu selalu tersipu malu. Kata orang dia sedang kasmaran. Ya, memang iya. Wanita yang amat sangat dia cintai itu juga yang akan membuatnya bingung, karena harus memilih antara wanita, karir, atau keluarga. Sangat sulit rasanya harus memilih. Tapi mau bagaimana lagi, namanya juga sudah dewasa.
Tüm hakları saklıdır
#180
basedontruestory
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Senandika: Love, Pain & Letting Go [END]
  • The Secret Life of The Caring Daughter (The Secret Life Series #2)
  • Trophy Wife
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Someday
  • Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Informed Consent
  • 'cause this one means forever [COMPLETED]

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi