We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Trust Me!?

Trust Me!?

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kehadiran yang pernah ada,tiba-tiba terasa sepi.Kebahagiaan dan kenyamanan yang ada hilang begitu saja.Aku merindukan..,Semuanya!!?" "Salahkah jika aku hanya ingin dipercaya? Atau aku memang tak pernah dapat di percaya?" Sejak kejadian itu tak lagi ada yg mempercayainya,bahkan anggota keluarga nya sendiri. Layaknya seorang pembohong besar ia selalu dicurigai,untuk hal kecil sekali pun. Padahal ia bukan lagi anak kecil,ia sudah dewasa dan paham dengan apa yg ia lakukan. Kejadian itu sudah berlalu,tak bisakah mereka melupakan nya dan berusaha mempercayai seorang Aldi?
All Rights Reserved
#25
nessa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEMORESIA
  • Kiara's Secret
  • PERLINA
  • PIPRA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Kutukan Tumbal
  • ALGA : As Long As Live
  • NESTAPA [On Going]
NEMORESIA

Gisella hanya ingin kembali menjalani hidupnya dengan normal setelah sebuah tragedi membuatnya harus mengalami amnesia parsial. Tapi siapa sangka, dalam perjalanannya ia justru membongkar konspirasi besar yang melibatkan keluarganya sendiri. - Beberapa kenangan menghilang bukan untuk dilupakan, tapi untuk ditemukan dengan cara yang lebih menyakitkan. - Satu kecelakaan, satu ingatan yang hilang, dan.. satu nama yang terus dipanggil semua orang, tapi tidak membangkitkan apa-apa dalam kepalanya. Gisella kembali ke sekolah dengan lembaran kosong yang dipaksa untuk dikenali. Semuanya tampak normal-terlalu normal. Teman-teman yang ramah, guru-guru yang bersikap biasa saja, dan seorang cowok yang seharusnya ia ingat... tapi terasa asing di matanya. Keivin. Nama itu seperti bekas luka yang belum sempat sembuh. Selalu ada, tapi tak pernah benar-benar terlihat. Cowok yang penuh misteri itu terus saja mendesak Gisella agar mencoba mengingatnya. Tapi sekeras apapun mencoba, Gisella tak pernah menemukannya. Ketika mimpi buruk mulai terasa lebih nyata dari kenyataan, dan ketika perasaan yang tak ia mengerti mulai tumbuh di antara kebenaran yang terus disembunyikan, Gisella sadar-ada sesuatu yang rusak, dan mungkin itu bukan cuma dirinya. Sesuatu yang lebih besar dari apapun yang ia kira. Sebuah konspirasi yang tak pernah ia tahu. Karena mungkin, menguak apa yang terkubur bukanlah hal yang seharusnya dilakukan. Mungkin lebih baik semuanya tetap seperti itu. Tanpa seorangpun yang tahu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines