Sebatas Angan.

Sebatas Angan.

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida jue, jun 4, 2020
Angan-Angan bergelayutan seperti untaian melati bergelantungan membelit pikiran menyelimuti impian berkali kali meminang hati yang damai merayu rayu mengajak bersekutu membangun obsesi menyamar sebagai tuhan menziarahi syurga... Angan-angan menari nari bagai bidadari bermanja manja mencumbu meninabobokan hati biar pulas tertidur melupakan segala karunia detik ini hingga syukur jadi tiada bertukar mimpi hari esok yang belum pasti sedang detik ini belum juga disadari bahwa karunianya sudah termiliki.... Angan-angan mengajak rakus dan lalai selalu bermimpi tiada henti... betapa indah bila detik ini mengenali diri bukan nanti juga bukan esok hari menyadari kesegalaan tuhan dalam memberi hingga tak satupun yang terlepas untuk disyukuri betapa banyaj kenikmatan yang tuhan limpahkan detik ini namun banyak pula yang lari teringkari... Angan-angan selalu mencari puncaknya meninggalkan yang sudah jadi arti... pare,kediri, 4 juni 2020
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Ketulusan cinta AYUNA  [TAMAT] belum Revisi
  • Keluarga Kecil Katanya [END]
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • • KECEWA ~
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • HELLO, ASHEL!

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido