We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aisyah
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Tagsaisyah
"apakah salah seorang istri mencintai suaminya sendiri?". Siti nur Aisyah "bukan salahmu namun salah takdir yang mempersatukan kita dengan cara yang salah" Muhammad Ibra Adison ini kisah tentang seorang gadis yang sangat mencintai suaminya namun apalah daya dirinya yang bisa berdoa kepada -Nya aga r cintanya dapat terbalaskan dia adalah aisyah
All Rights Reserved
#201
aisyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menjemput CintaMu   (Allah, Aku & Dia)
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • BUKAN PILIHAN KU
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Menjadi Teduhmu [ SELESAI ]
  • Assalamu'alaikum, Mas Azzam !

Tiada keganjilan dalam mencinta selain mencintai manusia lebih dari kadarnya. Porsi cinta untuk Allah tentunya harus lebih besar; maka itu cinta diturunkan agar manusia selalu bersyukur; mulai dari mencintai apa-apa yang telah Allah berikan hingga mampu memberikan cinta kepada hambaNya yang lain agar orang tersebut semakin bersyukur karena dicintai. Salah, jika mengatakan bahwa mengungkapkan kata cinta itu tak lazim. Rasullullah SAW saja selalu memberikan kehangatan dan mengekspresikan cinta pada isteri-isterinya, terutama Aisyah. Beliau selalu memberi Aisyah kehangatan dan ini termasuk dalam penyempuranaan ibadah di dunia. Allah berjanji apabila ada hambaNya yang melakukan kebaikan dengan berusaha memelihara kasih sayang dan menjaga cinta antar mereka karena Allah, Allah akan semakin mendekatinya. Begitulah kekuatan cinta bermain andil sangat penting dalam kehidupan manusia; bukan hanya di dunia namun menembus akhirat. Semenjak pertemuannya dengan Syeikh Rahmat, hati Arsyad terbelah menjadi dua; di satu sisi serasa mantap dan yakin, di sisi lain meragu. Yang buatnya meragu adalah; mendahului ketentuan Allah. Kemudian ia berfikir kembali "bagaimana jika perkataan Syeikh Rahmat merupakan sebuah petunjuk? Mungkinkan ia diutus oleh Allah untuknya agar sadar betapa dekatnya jodoh itu? Keduanya mempunyai tujuan yang sama; menjadikan wanita bernama Adeeva sebagai istri kelak. Hanya saja, apakah melalui hati yang lebih dulu meraih impian Arsyad? ataukah rasio yang berkata bahwa masuk akalkah menjemput jodoh yang sudah nyaris menjadi jodoh orang lain?

More details
WpActionLinkContent Guidelines