Sunglasses

Sunglasses

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 13, 2020
Mereka di pertemukan saat Aliansi Mahasiswa Sospol melakukan aksi di depan kampus, menuntut pemerintah mengenai kebijakan yang tidak pro kepada rakyat. Tampaknya gadis itu sedang mengamati aksi di depan sana, lalu sesekali mengetik sesuatu di ponselnya. Tanpa diketahui orang-orang sekitar, ia sedang menulis berita untuk di publish ke media massa. Di belakang massa aksi, pemuda itu memperhatikan gadis yang sedikit 'mencolok' di tengah demo yang berlangsung. Pasalnya gadis itu memakai sunglasses. Tidak seperti demonstran pada umumnya. Gadis itu Natasha Zivanya, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3. Sedangkan sang pemuda ialah Revon Alexander, wakil ketua BEM Sospol. ✨ Illustration, background: pinterest
Todos los derechos reservados
#304
collegelife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Project Tanpa Deadline
  • GHAIKA (REVISI)
  • UNIVERSITY
  • MYSTERIOUS BOYFRIEND
  • Would You Be Mine
  • CANDA?
  • [✓] Melodi Awan
  • Es Balok Unjuk Rasa ✔ TERBIT
  • CWTCH
  • When Mr. Bossy Falling In Love

Jemima pikir kuliah hanya soal tugas, kelas, dan deadline yang tak ada habisnya. Tapi ternyata, dunia perkuliahan justru memperkenalkannya pada hal-hal yang tak pernah dia pelajari sebelumnya: - Tentang pertemanan yang datang dari arah tak terduga, - Tentang menemukan suara sendiri di antara keraguan, - Dan tentang cinta... yang tidak pernah diberi nama. Damian adalah senior jurusan Teknik Informatika - tenang, sulit ditebak, dan selalu muncul di saat Jemima tidak siap. Mereka sering bersama, tapi tidak pernah benar-benar "jadi". Mereka tahu ada rasa. Tapi tidak ada status. Seperti project tanpa deadline, hubungan mereka terus berjalan... tanpa tahu kapan (atau apakah) akan selesai. Di tengah tumpukan tugas, begadang di ruang studio, dan kopi yang mulai kehilangan rasa manisnya, Jemima harus memilih: Apakah dia akan terus menunggu sesuatu yang tidak pasti, atau mulai menulis ulang kisahnya sendiri? Yukk kepoin ceritanya!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido