About Diaro

About Diaro

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 16, 2021
"Itu dulu bukan sekarang.Lo kira mencintai tanpa di cintai itu enak?"kata Claudia "Emang secepat itu lo lupain perasaan lo ke gue?"tanya Alvaro dengan nada sendu. "Kenapa engk?"jawab Claudia sinis.Lalu pergi dari hadapan Alvaro. Alvaro mulai mengingat semua perbuatannya kepada Claudia selama ini. (Gue nyesal Cla,udah nyia-nyiain perasaan lo ke gue.)Batin Alvaro meruntuki kebodohanya dulu. "Gue janji bakal buat lo suka lagi sama gue."teriak Alvaro yang melihat kepergian Claudia. Claudia tidak memperdulikan ucapan Alvaro.Menurutnya percuma mendengar kata2 bajingan seperti dia. Mencintai tanpa di cintai itu sakit. Jadi jangan pernah berharap pada orang yang tidak pasti.
All Rights Reserved
#39
lama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALUNA
  • Awas Jatuh Cinta
  • BENCI MENJADI CINTA [SELESAI]
  • Lintang Waktu ✔
  • A RECCURING PAST
  • HALOALKANA
  • LDR
  • DEADLY DEMON WOMEN (ENDING)
  • "Terima kasih" Katanya (On Going)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines