Atma & Rasa

Atma & Rasa

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
Cerita ini akan dibawakan dengan suasana hangat dan seketika bisa menjadi dingin. Sebuah pikiran random akan keluar pada cerita Atma & Rasa ini. Seperti lembayung senja yang warnanya tak karuan namun tetap memiliki 1 warna tetap. Warna jingganya, terkadang harus ditemani merah membakar sampai hitam memekat. Semoga kalian para pembaca bisa suka dengan berbagai alur-acak yang akan tetap ditemani dengan jingganya. Inilah Atma & Rasa.
All Rights Reserved
#157
pendewasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Zeeya
  • LEMBAYUNG SENJA
  • After Djingga (Completed)
  • Cerita di Balik Senja
  • Oranye Di Langit Senja
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • PEMBATAS SENJA
  • Hues of You

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines