ANINDYA

ANINDYA

  • WpView
    Reads 500
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
"Bukan aku tak sayang, tapi hatiku sudah cukup terluka dan kecewa. Maaf" ~Dya ====== Menjadi anak bungsu mungkin sesuatu yang istimewa bagi semua orang. Mendapatkan kasih sayang yang begitu banyak, dimanja dan juga diperhatikan. Namun tidak bagi Anindya. Nyatanya ia malah mendapatkan kebalikannya. Yaitu minimnya kasih sayang, terlupakan, juga merasa tidak diperhatikan. Hanya karna mereka terfokuskan dengan keadaan anak ketiga mereka, membuat kedua orang tua Anindya beserta kakaknya melupakan bahwa ada si bungsu yang perlu diperhatikan dan perlu merasakan kasih sayang juga belaian. Karena hal itulah Membuat Anindya tumbuh menjadi sosok pribadi yang dingin dan tak tersentuh, hingga tak ada yang berani mendekatinya bahkan untuk sekedar menyapa. Nb: Tulisan ini murni hasil karya sendiri, bila ada kesamaan tokoh ataupun konflik itu murni tanpa disengaja. Terimakasih Cr: cover by pinterest
All Rights Reserved
#478
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Paradise
  • RAPUH!
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • FRIENDzone (Completed)
  • SERENDIPITY : a Fact
  • STORY KEISHA (TAMAT)

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines