Fragmen Kelam

Fragmen Kelam

  • WpView
    Reads 1,954
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 3, 2025
Aveline selalu merasa ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Sejak kecil, ia kerap mengalami mimpi-mimpi aneh-bayangan seorang gadis kecil yang terjebak dalam ruangan gelap, suara tembakan yang menggema, dan tatapan tajam seorang pria asing yang terasa terlalu familiar. Namun, saat ia bertemu Leon, seorang pria misterius yang seolah mengenalnya lebih dari dirinya sendiri, retakan dalam hidupnya mulai terbuka. Satu per satu, kepingan masa lalu yang tersembunyi mulai muncul. Keluarganya ternyata menyimpan rahasia gelap, sahabatnya bukanlah sekutu yang bisa ia percaya, dan dirinya sendiri mungkin bukan Aveline yang ia kira selama ini. Di antara pengkhianatan, obsesi, dan dendam yang membara, Aveline harus memilih: menerima kebenaran yang bisa menghancurkannya, atau tetap hidup dalam kebohongan yang nyaman. Tetapi di dunia yang penuh tipu daya, tidak ada yang benar-benar polos. Bahkan cinta pun bisa menjadi perangkap paling mematikan. Bisakah Aveline menemukan siapa dirinya yang sebenarnya sebelum semuanya terlambat?
All Rights Reserved
#50
obsessivelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EDELINE [END]
  • Chain Desire
  • Nefarious
  • Fate is Fake
  • Taste Of Love
  • OBSESSION | FALLING INTO YOU

SEQUEL "ALEXIO" [FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] DON'T COPY MY STORY❌️‼️ 18+ Buat yang baru baca, kalian bisa baca Alexio dulu sebelum baca Edeline, biar kalian paham alurnya, xx. *** Setelah lima tahun, Edeline hidup seperti orang yang berbeda. Dunia gelap yang tidak pernah ia sentuh sebelumnya. Kini ia harus benar-benar terlibat di dalamnya. Aroma darah, dan kematian menjadi hal biasa yang ia lihat. Sampai suatu ketika ia dihadapkan pada pilihan yang sulit. Haruskah ia kembali pada seseorang yang selalu mengisi harinya? atau justru ia harus menyerah? *** "Shit!" pekik Edeline ketika tembakannya meleset cukup jauh. Seketika itu ia menoleh, dan melihat seseorang yang menjadi penyebab tembakannya meleset. Jade menyengir kecil sebelum ia membawakan sesuatu untuk Edeline. "For you," ucap Jade dengan senyum lebarnya, berharap Edeline akan memaafkannya kali ini. Edeline hanya memutar bola matanya, sebelum ia melanjutkan latihannya. Perempuan itu begitu fokus sampai ia tidak peduli akan apa yang dikatakan Jade setelahnya. *** "X," ucap Edeline pada akhirnya. Alexio yang mendengar itu tersenyum miring. Hal inilah yang ia inginkan sedari tadi. Gadis itu yang memohon dengan memanggil namanya. "Yes, I'm your X." Bisik Alexio seraya mengecup cuping telinga Edeline.

More details
WpActionLinkContent Guidelines