Let Me Smile.

Let Me Smile.

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 15, 2020
[Cerita Fiksi] "Cinta tidak bergantung pada apa yang kita punya. Namun cinta bergantung pada apa yang kita beri." Itulah prinsip cinta yang dipegang teguh oleh Haris saat menembak seorang cewek yang level nya jauh dibandingnya. Maura, Seorang cewek cantik, pintar, pandai, dan berasal dari keluarga orang kaya ini ditembak oleh seorang cowok biasa saja dan dari keluarga yang sederhana. Hal yang bisa dibanggakan dari dirinya hanyalah tinggitinggi badannya saja, Haris namanya. Mereka lancar menjalani hubungan selama 6 bulan. Hingga mereka masuk SMA, disitulah banyak sekali cobaan yang Haris hadapi. Kehilangan belahan hatinya adalah hal yang paling berat bagi Haris saat itu. Haris orangnya minderan. Dia merelakan Maura karena tau kalau banyak yang lebih cocok dengan Maura dibanding dirinya. Happy reading everyone!
All Rights Reserved
#699
kekecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He Wrote My Name Wrong
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Dear You! It's Okay, I'm Fine
  • DAKSA [END]
  • Arsyilazka
  • SMA : Stres Manis Aja [END] Tahap Revisi
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines