Him and Her

Him and Her

  • WpView
    Leituras 16,785
  • WpVote
    Votos 1,859
  • WpPart
    Capítulos 34
WpMetadataReadConcluída seg, out 26, 2020
Pernikahan mereka terjadi karena sebuah kesalahan fatal yang membuat adanya nyawa lain dalam perut Yena. Jihoon tentu saja harus bertanggung jawab akan hal itu, bukan? Bagaimana nantinya kehidupan rumah tangga mereka?
Todos os Direitos Reservados
#26
kangmina
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • Fault | Jeonghan X Rose (On - Going ✓)
  • My Obedient Girl [Obsession With My Girl]
  • MARRIAGE STORY - VJOY (COMPLETED)
  • Suddenly Get Married
  • Married Life [✓]
  • Terlambat Mencintaimu || Hwang Hyunjin (End)
  • Can You Love Me?
  • Hurt | VRene (Completed)

Jangan dibaca ⚠️ saya tegaskan saya tidak bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa kalian setelah membaca cerita ini, karena cerita ini memiliki efek samping seperti, mual, muntah paus, patah tulang ekor, patah gigi, patah hati, depresi, stres, kesurupan, gila, insomnia, berdosa. (Hehehe becanda ✌️) Setiap orang pasti menginginkan menikah dengan orang yang tepat, untuk menjadi pasangan seumur hidupnya, karena pernikahan bukanlah sebuah permainan yang bisa menikah dengan siapapun itu, jika menikah dengan orang yang salah maka itu lebih buruk daripada tidak menikah seumur hidup. Begitulah arti sebuah pernikahan bagi Yeona, namun apalah daya dia yang sudah lama menyendiri agar terhindar dari pria yang salah malah terpaksa menikah dengan pria yang tidak ia kenal sama sekali, karena ulah orang tuanya. Pernikahan yang awali dengan cinta saja bisa berakhir dengan muda karena keegoisan sebelah pihak, lalu bagaimana dengan pernikahan yang tidak didasari cinta itu apakah akan bertahan sampai akhir hayat, ditambah lagi dengan sikap suami yang spek bocil kematian dan hobi bikin naik darah, bagaimana bisa dia mencintainya. Tapi, pepatah mengatakan, jangan terlalu membenci seseorang karena bisa jadi dia menjadi orang yang paling kita cintai suatu saat nanti. (Buset! Bijak sekalie saya)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo