Story cover for PRIMATA by masudnh
PRIMATA
  • WpView
    Reads 541
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 541
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Jun 06, 2020
Kita diciptakan oleh Tuhan sebagai manusia yang menjadi makhluk yang paling sempurna di antara makhluk lainnya. Primata adalah salah satu makhluk yang bertipikal hampir sama dengan kita. Keluarga, asmara, politik, kejahatan, pertengkaran, bahkan perebutan kekuasaan dilakukan oleh kedua makhluk ini. 

Di sinilah, masyarakat kampung yang jauh dari perkotaan memulai ceritanya. Sebuah permasalahan yang menjadikan para tokoh harus berseteru dalam lingkup politik yang kejam. Tak hanya soal politik, permasalahan bahkan juga timbul dalam keluarga, pendidikan, budaya, dan norma yang berlaku di suatu kampung.

Adalah Supri, salah satu tokoh yang harus mengalami permasalahan pelik. Bagaimana seorang sarjana yang tak bisa mendapatkan pekerjaan karena usianya yang melampaui batas. Lain halnya dengan Nasrudin yang masih muda, namun tak pandai menggunakan masa mudanya. Sulin yang menjadi kawakan kampung pun harus ikut menerima dampak permasalahan yang timbul.

Apa yang sebenarnya terjadi pada kampung tersebut? Apakah mereka dapat bertahan dalam berbagai permasalahan yang muncul? Atau mereka akan menyerah?


Update setiap Rabu dan Sabtu pukul 18.00 WIB
All Rights Reserved
Sign up to add PRIMATA to your library and receive updates
or
#704kriminal
Content Guidelines
You may also like
Sekolah Tanpa Sekolahan by TudeSan
29 parts Complete
Sekolah menghadirkan cara-cara terbaik untuk membuat anak-anak berkembang sesuai dengan bakatnya masing-masing. Ia akan lahir kekuatan besar dalam menjalani hidup yang serba instan dan serba monoton. Meringkus semua genre kehidupan dalam dimensi yang mereka kuasai. Lalu mereka bisa survive dalam jarak yang bisa mereka rengkuh. Disisi lain sekolah bukan tempat loundry yang akan mengubah seluruh potensial mereka, lalu mengubur semua jiwa tak lurus dalam satu wadah "anak-anak sempurna", mungkin sempurna adalah kata yang paling 'menjijikan' bagi mereka yang tak sempurna. Karena sempurna tak patut tersemat pada diri kita manusia. Kita terlalu banyak melihat hal-hal yang serba sempurna, padahal banyak yang sempurna tapi tak sempurna. Sekolah sejati bukan ancaman yang akan meneror segala keterbatasan pada diri anak, Ia bisa menjadi kawan yang menyenangkan. Seperti mendengar cerita. Cerita itu tidak mengancam pikiran, ia bisa kita nikmati dalam bentuk apapun. Dan cerita yang baik adalah cerita yang mampu memikat pikiran. Kita sering menghidangkan segala jenis makanan dalam urutan Tata Boga yang 'menjengkelkan", tapi mungkin terlewat seni menumbuhkan kembangkan anak pada level yang proporsional. Mungkin kita perlu jurus maut untuk menghadapi anak-anak yang bukan zaman kita lagi. Kehangatan komunikasi, cinta yang tulus, dan motivasi yang abadi bisa memutus mata rantai keheningan, kekosongan, dan kebingungan. Yang sempat mereka jejaki dalam masa-masa tertentu. Hingga mengendap berlarat-larat dalam dimensi yang tidak sempat kita sentuh dan dekap. Lalu menjauhkan mereka dari kerapuhan dan segala turunannya. Mari kita rengkuh jiwa mereka dengan tatapan yang meyakinkan, hingga tumpah ruah tak terhingga. Melampaui fungsi algoritma yang membumbung dan rumit. Ini hanya torehan yang mencoba melihat dunia anak dari sebuah sudut yang berimbang dan tidak berat sebelah. Selamat membaca kawan. Salam Tude San.
You may also like
Slide 1 of 8
THE DEATH TARGET cover
Jejak Waktu cover
SKRIPSUIT  ✔ cover
RUN AWAY : Teenagers cover
Sekolah Tanpa Sekolahan cover
4 PRINCE MAFIA [ON GOING] cover
✔️Become The Main Character's Sister : Transmigration Story cover
The Kiddos (Tamat) cover

THE DEATH TARGET

31 parts Ongoing

Noted : Aduh ini cerita random yang gak tahu arahnya kemana. Puluhan tahun lalu, pembangunan setiap negara berhenti berkembang. Di mana dulu setiap negara berlomba-lomba mengadakan pembangunan transportasi, gedung pencakar langit, teknologi dan informasi. Dimana dikatakan bahwa sejak tahun 2020-an, tidak akan ada kemacetan, mobil terbang, robot-robot canggih, pembangunan merata atau embel-embel semacam itu kini terhenti. Semua berjalan stabil tanpa ada kemajuan dan kemunduran. Pemerintah dunia seperti mengatur segalanya. Sejak puluhan tahun lalu, setiap rumah dimanapun lokasinya harus memiliki tas darurat untuk setiap anggotanya, memiliki ruang bawah tanah atau tempat perlindungan diri. Sejak puluhan tahun lalu, program 'keluarga berencana' mulai lebih ditekankan. Populasi manusia mulai mudah dikendalikan. Sejak puluhan tahun lalu, segala kegiatan hiburan tekan. Segala pekerjaan di tentukan oleh pemerintah. Sejak puluhan tahun lalu, dunia mengubah sistem pertahanannya. Sejak puluhan tahun lalu, pendidikan khusus diadakan mulai setingkat SMP. Dimana anak-anak yang dulu biasa dielu-elukan sebagai 'generasi penerus bangsa'. Kini dijadikan alat pertahanan dan keamanan.