Mellifluous [On Going]

Mellifluous [On Going]

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
Charlotte berjalan menembus kabut putih-tepatnya, dipaksa berjalan. Mata birunya benar-benar terbuka, menatap penuh selidik apa yang akan menimpanya barang sepersekian detik lagi. Sekilas seperti, portal waktu yang pernah satu kali Mrs. Keith (Guru Sihir di Maradona Academy) deskripsikan kenampakannya. Drap! Kedua netranya kembali membola ketika Charlotte dihadapkan dengan kamar seorang lelaki. "Dadang, ambu teh belum selesai ngomong atuh," Dadang? Siapa dia? -COLLABORATION STORY
All Rights Reserved
#2
cintaabg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Spring Find Us
  • 私はあなたを愛して ( Aku Mencintai-Mu ) Episode 1
  • DRYSTAN (End)
  • ALGRAVANO
  • EVANNETTA [ONGOING]
  • Falling Like A Star
  • Rindu Senin Pagi
  • AKSATA (SELESAI)
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Mysterious Girl

"Apa kau percaya pada seseorang yang berkata aku hanya akan mencintaimu di seumur hidupku?" tanya seorang gadis yang tengah memperhatikan interaksi kekasihnya dengan anjing peliharannya di taman bermain. "Tentu! Seperti hal nya aku yang hanya akan mencintaimu sampai akhir hayatku, Annalese!" jawabnya tanpa ragu sedikit pun, ia menatap sang gadis dengan tatapan penuh cinta dan kasih sayang. "Ckckck! Jangan konyol, bagaimana jika salah satu di antara kita tak memiliki umur panjang, kau harus melanjutkan hidupmu bukan?" bantah kekasihnya itu seraya memalingkan wajahnya ke arah lain. "Ya, aku memang akan tetap melanjutkan hidupku, sembari menunggu waktu menjemputku," sahut pria manis yang kini telah beranjak dari jongkok nya. "Apa kau pernah mendengar sebuah pepatah? Jatuh cinta satu kali dan sisanya hanya melanjutkan hidup?" Ucapnya seraya menyelipkan helai rambut panjang sang gadis ke belakang daun telinganya. *** 'Dulu kukira hal itu hanya terjadi di dalam drama saja, tak disangka sebuah melow drama yang menyayat hati itu akan benar-benar ... menimpaku'. Yuk simak kisah selengkapnya disini 'Cinta di Musim Semi'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines