A  V  E
  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Dalam bahasa Latin, "A V E" berarti salam. ~ Salam rindu disampaikan seorang Xaverio Addenaya untuk sahabat kecilnya yang sangat amat ia sayangi, Grandis Elfinandi. Mungkin alam mereka kini sudah tak sama, namun kasih sayang dan kenhangatan keduanya masih ada dan akan tetap sama untuk selamanya. ~ "Jaga dia, sayangi dia seperti kamu menyayangi aku"- a v e ~ Selamat membaca kisah dari masa lalu Ave yang pahit, namun sangat indah untuk dikenang🌼
All Rights Reserved
#856
badboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AL AL GANG [Complicated]
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Transmigrasi Alvina - Afany (Masa Revisi) [Hiatus]
  • Dandelion [Completed]
  • Senja
  • ATHAYYA
  • secretary and ceo fierce
  • Ice Girl And Troublemaker (✔)
  • Alexxa Or Clara [END]
  • SIGMA NATIO (DelShel)

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines