last breath

last breath

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2020
Dari aku, Yang tak pernah bisa dibersamai dengan engkau. Ulang tahun kali ini, Aku hanya meminta satu selain dipanjangkan umur kepada tuhanku. Aku memintakan, agar engkau bahagia. Kita semua, orang yang aku kenal agar bahagia. Aku menyerahkan engkau untuk wanita lain karena aku tahu, dia sumber bahagiamu kan? Jadi tolong, Aku memohon dengan sangat. Jangan membuatku menyesal ya? Perihal merelakanmu. --------------------------------------------------------------- ketika kenyaataan bahwa mencintaimu adalah sebuah kesalahan maka kata maaf tidak akan pernah terhenti ku ucap kepada engkau. ketika kesempurnaan yang hanya engkau cari di dalam diriku maaf, temukanlah yang lebih sempurna dari diri ini. diizinkan untuk mencintaimu saja sudah lebih dari cukup, tuan. aku tidak akan berharap lebih. tenang saja. ----------------------------------------------------------------
All Rights Reserved
#27
sadlovestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • TAK BERSAMBUT
  • seribu tanya tak terjawab
  • Another Me
  • Diary Zofanya
  • PRACILLIYA. ✔
  • Di Antara Kita (END)
  • KHALILA AND OTHERS
  • Regrets of Love
  • You Are Mine [Terbit]

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines