We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HORROR: Mystical Life

HORROR: Mystical Life

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 14, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Aku berbeda, dalam sikap dan tutur kata aku membenci kerumunan tak memiliki teman. Orang tuaku tak tahu bagaimana aku dan seperti apa sikapku karena aku tak pernah bercerita tentang itu. Aku membenci semua tentangku dan apa yang selama ini aku alami, aku bukan anak indigo tapi kenapa selalu aku yang mengalami semua peristiwa ini? Wajah rusak bola mata merah dan badan besar berbulu itu selalu menggangguku aku muak aku benci semua hal ini. Namun, aku merasa harus bercerita agar kalian juga tahu akan kisahku. Note:jangan mampir kalo cuma mau plagiat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • CATATAN HARIANKU
  • Cerita anak Indigo
  • The Miracle
  • Anak Indigo
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]
  • THE PASSWORD ASSASSIN
  • UNTOLD (Short Stories)
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines