Mellifluous [On Going]

Mellifluous [On Going]

  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
Charlotte berjalan menembus kabut putih-tepatnya, dipaksa berjalan. Mata birunya benar-benar terbuka, menatap penuh selidik apa yang akan menimpanya barang sepersekian detik lagi. Sekilas seperti, portal waktu yang pernah satu kali Mrs. Keith (Guru Sihir di Academy Maradona) deskripsikan kenampakannya. Drap! Kedua netranya kembali membola ketika Charlotte dihadapkan dengan kamar seorang lelaki. "Dadang, ambu teh belum selesai ngomong atuh," Dadang? Siapa dia? - COLLABORATION STORY
All Rights Reserved
#1
cintaabg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Mr. Bossy Falling In Love
  •  GAME OF REVENGE ( END)
  • DRYSTAN (End)
  • Satu Atap, Satu Hati
  • MEMORI [COMPLETED]☑️
  • Because I'm Stupid (End)
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Clara Casandra
  • Game Over: Losing Control

Ketika sedang asyik menonton konser dan teringat akan tas jingjing kecil yang dibawa raib dari tangan, seketika itupula sosok di samping menjadi tertuduh. Adu mulutpun terjadi sehingga memancing semua orang menyaksikan, eh ternyata tas yang dicari tepat berada di bawah kaki gadis itu. Detik selanjutnya gadis itu tersenyum kaku dan kabur seketika itu pula karena merasa amat malu. Dan siapa sangka sosok yang dituduhnya telah mencuri tasnya itu satu kampus walau beda jurusan dengannya. Yang paling menyebalkan sosok itu ternyata preman kampus, bodohnya dia tak mengenali. Bagaimana caranya kabur saat tak sengaja bertemu dengannya? Dan bagaimana caranya menghindar ketika sosok itu mulai penasaran bahkan jatuh cinta padanya, bahkan memaksanya untuk mencintai balik? "Enggak, lo itu gak suka sama gwe, elo cuma mau bales dendam kan gara-gara gwe tuduh nyopet?" Teriak gadis itu "Kita liat saja nanti" sosok itu memperlihatkan senyum misteriusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines