D I S T A N C E

D I S T A N C E

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2020
Kadang gue berharap bisa terbangun dari mimpi buruk ini. Sayangnya ini kenyataan, bukan mimpi. Ini memang salah gue. Sebenarnya hati masih sayang, hanya saja pikiran sedang melayang tak karuan. Hingga kata - kata menyakitkan keluar dari mulut ini. Gue sadar dan gue menyesal. Ingin sekali raga memeluk. Namun, ego selalu mengekang. Ingin rasanya memutar waktu, karna gue beneran nggak bisa berpaling dari lo, Di. ~Jerome Adriel Ghatavanny~ 🍁🍁🍁 Aku selalu berharap kamu ada disini. Di sampingku seperti dulu. Mengobati rasa rindu yang tak kunjung terobati. Tiap waktu aku meratapi. Mencoba mencari kesalahan terbesarku yang membuatmu menjaga jarak dariku. Aku ingin terus melihat senyumanmu, meskipun dari jauh sekalipun. Tiap kali bertemu, aku hanya bisa membisu. Mulutku seakan menjadi gagu. Pikiranku dipenuhi rasa ragu. Banyak sekali pertanyaan - pertanyaan yang menumpuk di benakku... Bagaimana kabarmu? Apakah kamu berhasil melupakanku? Manusia bodoh ini masih mengharapkan cintamu. Bisakah kita mengulang masa - masa indah itu? Aku benar - benar tak mengerti apa yang terjadi hingga kita berakhir menjadi seperti ini. Dulu, hanya dengan obrolan kecil kita bisa tertawa. Kini, bagai dua orang asing yang tak saling bertanya. ~Diandra Aghata Chelsea~
All Rights Reserved
#411
agam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • You are in my past and my future [END]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • In 5 Minutes
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Let Me Love You Longer
  • Forgiveness
  • DiaNda (END)
  • 💔How If, I Love You Too💙✓

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines