Alin
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pena ku terus mengeluarkan tinta, sajakku terus berkata kata, entah mengapa aku merasa dipecundangi dunia, padahal aku selalu membelanya. . Aku hanya ingin hidup, menjadi wanita yang tak terluka, mungkin itu hanya fatamorgana yang kemungkinan tak akan pernah terjadi, setidaknya aku tidak terjebak oleh rasa cinta. . Aku selalu menyibukkan diri kepada rimba. Nuansa antara cinta dan rimba hanya satu. "LUKA" . Oiya, Bab Alin kita post 3 hari sekali ya . Selamat membaca 🍁
All Rights Reserved
#953
alam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Time Release
  • Meeting First Love
  • MY Expectation (FINISH)
  • RANNA
  • Be Mine [Terbit]
  • Cinta Yang Salah (CYS) [Completed]
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines