Story cover for RAKALULA by dillahara
RAKALULA
  • WpView
    Membaca 223
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 223
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Jun 06, 2020
Sial adalah saat dua malam pertama tidur di kosan baru, kamu harus terbangun saat mendengar hal-hal yang tidak diinginkan-eh, atau justru yang kamu inginkan-dari kamar sebelah. Apalagi setelah hari-hari berikutnya kamu melihat parade wanita cantik keluar masuk kamar sebelah. Jelas hanya satu pemikiran yang masuk ke otakmu. Pria mesum playboy. Itulah penunggu kamar sebelah.
Namun kesialan itu tidak separah saat akhirnya kamu melihat penampakan pria tersebut. Tampan adalah salah satu kelebihannya selain memikat dan memesona. Apalagi setelah melihatnya entah kenapa dirimu seolah kehilangan kendali terhadap kinerja jantungmu-yang berdetak tak beraturan setiap melihatnya.
Dengan prinsipmu yang agak kuno jelas pria itu terlarang bagimu, namun hatimu jelas berpikiran lain. Jadi hanya satu cara yang kamu tahu mengatasi semua perasaan yang membingungkan itu, yaitu membencinya tanpa alasan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan RAKALULA ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#247raka
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Titik Nadir  oleh HildaWardani_
49 bab Lengkap
Deva, cowok dengan segabrek reputasi buruk di kampus. Namanya mengudara seantreo Fakultas Ekonomi sampai Fakultas tetangga. Entah siapa yang mengawalinya, kabar burung semakin berkembang seiring berjalannya waktu. "Selalu pake baju lengan panjang, karena tangannya tatoan. Sering maen cewek, free sex maksudnya. Doyan mabok, alias ngedrunk. Yang lebih parah, ngobat juga, yang pasti bukan minum obat sakit kepala, ngdrugs! Siapa yang jamin dia gak kena HIV? Atau jangan-jangan udah AIDS?" - pergosipan mahasiswa di kampus yang tidak pernah dibantah atau dibenarkan oleh sang objek. Terang saja hal itu semakin membuat cerita-cerita tentang Deva terus berkembang seiring berjalannya waktu. Tara, salah satu tukang gosip di kampus, berasal dari kalangan genk cewek yang gak tenar-tenar amat, tipikal cewek-cewek yang mau ke toilet aja harus ramean. Karena beberapa alasan, membuat Tara terlibat dengan Deva. Keterlibatannya membuat Tara mengetahui fakta-fakta dari seluruh gosip yang ada. Sialnya, benar semua! Ada juga Tania, si cewek metropolitan yang siangnya kerja di gedung pencakar langit, malamnya dugem sampai pusing. Tania adalah satu-satunya cewek yang bersama Deva dalam kurun waktu yang lama. Lagi-lagi menurut gosip yang mengudara, mereka sih hanya berteman. Teman bobo maksudnya. Namun, ketika sampai pada keadaan... Deva adalah satu-satunya hal yang Tania inginkan ketika Tania tak pernah lagi menginginkan apapun. Tara adalah satu-satunya harapan bagi Deva yang sudah sejak lama kehilangan harapan. Deva adalah permasalahan terbesar bagi Tara yang hidupnya sangat jarang bermasalah.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Tolong, Aku Kepeleset Cinta! [END] cover
I'm Here cover
Home Is Where Your Heart Is  cover
Titik Nadir  cover
One Last Game cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Romantika Tetangga cover
houskeeper Matre (Housekeeper Series) cover
Dari Jendela Sebelah cover

Tolong, Aku Kepeleset Cinta! [END]

16 bab Bersambung

Saira cuma mau hidup tenang. Bangun pagi, ngopi, kerja sebagai desainer grafis freelance, dan main The Sims sambil berharap kehidupan cintanya semenarik karakter game-nya. Tapi hidup bilang: "Yha, enggak semudah itu, Ferguso." Suatu hari, gara-gara sandal jepit putus dan hujan yang sok aesthetic, Saira jatuh-secara harfiah-ke pelukan cowok asing. Namanya Damar. Arsitek, berkacamata, suka baca puisi, dan punya senyum yang bisa bikin sinyal Wi-Fi lemah jadi kuat. Masalahnya? Damar ternyata tetangga barunya. Dan Saira, tanpa sadar, malah jadi "partner curhat tidak resmi" untuk cowok itu-yang ternyata lagi move on dari mantan super drama. Awalnya Saira cuma bantu-bantu dengerin. Tapi lama-lama... kok baper, ya? Saira tahu dia harus jaga jarak. Tapi tiap kali dia berusaha mundur, semesta malah nyodorin skenario yang makin absurd: proyek bareng, ngasuh kucing hilang, sampai pura-pura pacaran buat ngehindarin reuni keluarga horor. Di antara jatuh cinta yang nggak sengaja, cemburu yang nggak diakui, dan kode-kode yang makin ngaco, Saira akhirnya sadar: kadang, kita nggak perlu cari cinta. Cinta yang justru ngejar kita... pakai sandal jepit.