Aurosia
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
"kenapa harus aku yang membantu kalian, aku tidak tahu apa apa bagaimana aku bisa membantu kalian?" bentak Amelta kepada penduduk setempat yang tampak memohon kepada dirinya "nak kau lihat tanda di tangan mu itu? itu adalah lambang kerajaan Aurosia, lambang dan tanda di tangan mu sama, kau adalah orang yang sudah diramalkan kalau hanya kau yang dapat menaklukkan penyihir jahat itu" jelas salah satu penduduk laki laki yang sudah cukup tua disana bagaimana ini aku tidak ingin hidup serumit ini aku hanya ingin kembali kedunia nyata ku, mama papa kenapa aku harus terjebak di dunia ini sih ~batin Amelta
All Rights Reserved
#542
witch
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gandakusuma
  • Tyndomére Eclipse
  • I'm More Than Just A Princess
  • Wasted Princess [On Going]
  • I Was The Evil Witch
  • Reborn; I Became a Child
  • Villainess Illusion
  • Rahasia di bawah Bulan
  • Ashera ✔️

Lima tahun lalu, Yara, gadis belia yang baru menginjak 12 tahun itu diusir karena dinilai mengancam kedaulatan kerajaannya. Dia dituduh berkhianat hingga rela membunuh ibu serta abdi-abdi setia yang mengetahui rencananya. Kemudian, sebagai cara untuk menebus kesalahannya, alih-alih diberi hukuman mati, dia hanya diasingkan ke sebuah desa terpencil di perbatasan. Hidup di pengasingan mengajarkannya bertahan, membangun kekuatan, dan merancang rencana balas dendam. Kini, Yara kembali dalam balutan kain sutra, menyamar sebagai penari di perayaan kemenangan perang dari Putra Mahkota kerajaan musuh yang disebut menjadi dalang dari alasannya diusir dari istana. Tujuan Yara hanya satu: menancapkan keris ke jantung sang Putra Mahkota! Namun, saat belatinya hampir menuntaskan dendam, lelaki itu malah tersenyum, seakan sudah menunggu saat ini sejak lama. "Yara, akhirnya kita bertemu lagi," ucap sang Putra Mahkota dengan sebaris senyum di wajahnya. Tak hanya senyumnya yang terasa janggal. Alih-alih menebas lehernya, Putra Mahkota justru mengumumkan sesuatu yang mengguncang dua kerajaan. Mereka akan... menikah! Terperangkap dalam pernikahan politik dengan musuhnya sendiri, Yara harus mencari tahu alasan di balik semua ini. Apakah ini jebakan? (10 April 2025-) copyright © 2025 by Pimenovaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines