[SYaHS1] LoveMath | SELESAI✔

[SYaHS1] LoveMath | SELESAI✔

  • WpView
    Membaca 11,748
  • WpVote
    Vote 1,279
  • WpPart
    Bab 53
WpMetadataReadLengkap Rab, Jul 8, 2020
[Spiritual-Romance] "Jadi, mau nggak, Ra?" "Enggak! 'Kan masih kecil." "Oh, berarti kalo udah gede, mau nerima?" "Mau, tapi ... dia harus bisa ajarin aku MTK dulu, sampe nilaiku dapet 100 semua." Orang-orang yang mendengar jawabanku tertawa. Tiba-tiba, sosok yang kubicarakan menyahut sambil tersenyum aneh, "Baik, kuterima syaratmu!" Hening seketika. A--apa-apaan?! Aku 'kan hanya bercanda, saat menjawab begitu! "Persiapkan dirimu, Nona Mehra! Karena setelah ini, hari-harimu akan dihiasi oleh rumus matematika." ••• MULAI: 07 Juni 2020 SELESAI: 08 Juli 2020 DON'T COPY MY STORY!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#45
keimanan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NIDA ( END )
  • Assalamualaikum Calon Makmum ✔
  • Diary Bestie (TERBIT)
  • IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)
  • Langkah Juang [SUDAH TERBIT]
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • My Boyfriend is Psychopath (END) ✅
  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • Jodoh Dari Allah [ Terbit ]
  • COOL BOY [COMPLETED]

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan