CERMIN
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2020
FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! HARGAI KARYA SESEORANG "Nama gue Fadil. Lo--Naura 'kan? " Tiba-tiba ia datang menghampiri Naura yang sedang berjalan. F-fadil? Jangan bilang Fadil yang 'itu'?OMG! ucap Naura dalam hati. Naura menengok ke arah cowok itu. Wah! Ternyata benar Fadil. Iya! Fadil. Cowok yang sudah ia incar sejak sebulan lalu. Kini berdiri tepat di sebelah kanan tubuhnya, dan hebatnya lagi, ia mengajak Naura berkenalan! "Iya. Gue Naura. Kenapa?" Prinsip yang dipegang teguh Naura. 'Harus jadi jaim dulu kalo ketemu orang baru. Terutama untuk cogan.' Tak ada maksud apa-apa. Dia hanya ingin dinilai baik oleh orang baru yang mengenalnya. Ia tak mau di cap jelek dengan kelakuan Naura yang sedikit-urakan? "Nghh... lo temennya Shira 'kan? nama dia Shira 'kan? Yang sering lo ajak kerumah lo? Gue sering liat. " Ujar cowok yang kini berdiri didepan Naura sambil menampilkan cengiran. Apa-apaan dah? Batin Naura. Cowok itu mengajak berkenalan untuk siapa sih sebenarnya?! Untuk dirinya, atau temannya?! Sabar Nau, sabar. Batinnya kembali bersuara. Ia refleks mengelus dadanya. "Hm. Kenapa lo nanyain Shira? Lo siapanya? " Tanya Naura sambil berkacak pinggang. Shira adalah sahabatnya. Ia tak rela sahabatnya diganggu siapapun, walau orang itu Fadil, cowok yang sejak sebulan lalu ia incar. "Gue suka sama dia. Lo bisa ngenalin gue ke Shira ngga? " Mendengarnya, dunia Naura secara perlahan runtuh. Copyright ©naurahdyn_ 2020
All Rights Reserved
#29
cermin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • True Love??!
  • ZuNaya
  • Boneka Ungkapan Sayang
  • MERBABY
  • Diary Corona
  • Dear Jason ✔
  • MY BELOVED STEPBROTHER √proses√
  • SENJA (Revisi 2023)
  • TROUBLE MAKER (OPEN PO)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines