You in My Dream

You in My Dream

  • WpView
    Membaca 38
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 20, 2020
Hari ke-1111 Hari ini cantik, untungnya kenanganku juga cantik. Walaupun Kai nggak inget tentang hari ulang tahunku, seenggaknya aku bisa dapet pelukannya. Pelukan pertamanya setelah menikah. Aku suka pelukan Kai, rasanya sangat hangat, lebih hangat dari pelukan Ayah (Hehe, maaf ya Ayah Rigaku sayang~~). Rasanya aku pengen banget bisa terus membenamkan diri ke dalam pelukan Kai. Tapi aku nggak bisa. Aku nggak berhak buat mengharapkan lebih dari ini. 10 detik yang ia kasih buat pelukan tadi, akan selalu kuingat sebagai kenangan terindahku. Terima kasih Tuhan, aku bahagia. Kai, I Love You <3 »----------⭐⭐⭐----------« Memang, tidak ada obat untuk penyesalan. Tapi bisakah aku berharap untuk kesempatan kedua? Beri aku kesempatan untuk bisa memberinya kebahagiaan. »----------⭐⭐⭐----------« ©dkvlzk - 2020
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#184
marriagelife
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • YOU
  • After the Vows (Selesai)
  • Someday (Before We Meet)
  • The Colors of Pain and Hope [TERBIT]
  • Kembali {COMPLETED}
  • Circle Dictionary [Completed]
  • [COMEBACK] ICHY
  • Hati Yang Tersakiti [Revisi]
  • DESIDERIUM (SELESAI)
YOU

Cerita lepas tidak dari sequel manapun ⚠⚠⚠ MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN. 19+ Malam Biru Kanandrea Bertemu kamu adalah hal yang tak pernah aku duga, apalagi untuk dicintai lelaki seperti kamu yang tak pernah aku bayangkan. Beribu rasa sakit hati, amarah, kekecewaan semuanya bercampur menjadi satu. Tapi aku tak pernah sadar, jika diam-diam aku mencintai kamu. Namun saat aku sadar, semuanya sudah berakhir. Kamu pergi, kamu menghilang disaat aku tahu alasanmu sebenarnya. Akas Delvin Baruna Menunggumu di tempat yang sama membuatku lelah, mengagumimu diam-diam tanpa berani kuungkapkan cinta membuatku tahu bagaimana arti dari menunggu. Sebab kamu tak akan pernah tahu seberapa sakitnya aku melihatmu dengannya, aku hancur. Apalagi saat aku tahu dia ingin melukaimu, aku tak tega Sayang. Tapi kamu tahu? Perasaan cinta ini seiring dengan kebencianku padamu. Aku harap kamu akan mengerti suatu saat nanti. Sering aku bertanya pada sang Waktu, kenapa aku begitu mencintaimu? Kenapa? Padahal kamulah alasanku menderita selama ini. Tapi kenapa? Kenapa kamu tak pernah sadar jika rasa cintaku itu hanya untuk kamu? Kamu membenciku, kamu membuatku berlaku kasar padamu padahal aku tak ingin. Apakah kamu lebih bahagia jika kulepaskan? Maka pergilah, pergilah sejauh yang kamu bisa. Aku tak akan mengejarmu lagi. ©copyright_2019

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan