Story cover for JESSICA [ON GOING] by tiramizucoffe_
JESSICA [ON GOING]
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 07, 2020
[ FOLOW SEBELUM MEMBACA ]

UNTUK MENJADI HEBAT TIDAK HARUS PLAGIAT!
 
Dunia memang kejam. Itu kalimat yang sering gue denger ketika orang orang sedang mempunyai masalah, menyalahkan dunia heh? 

Bully membully adalah suatu kebiasaan di dalam hidup gue, tunggu sepertinya kebiasaan bagi para orang orang yang merasa dirinya sangat sempurna.

***
Gue benci orang lemah kaya lo! -Arga.

Fisik gue emang lemah tapi, gue punya hati yang kuat -jessica.

***
Warning⚠️ Cerita ini hasil imajinasi author sendiri. Bukan copas apalagi plagiat!


RANK :

#23 - ambisi ( juli 2021)
#4 - bulying ( juli 2021)
#184 - jessica (juli 2021)
# 151 - trauma (juli 2021)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add JESSICA [ON GOING] to your library and receive updates
or
#368ambisi
Content Guidelines
You may also like
Anna's Secret [END]  by kuyangduid
50 parts Complete
-PROSES REVISI WARNING⚠️ [SEBELUM BACA WAJIB FOLLOW AKUN DAN IG AUTOR YANG TELAH DISEDIAKAN DI BIO] *** Seseorang wanita paruh baya memberikan hadiah cambukan pada anaknya yang melakukan kesalahan sangat kecil, namun dimatanya kesalahan itu terlampau besar. Anaknya menangis dan meminta ampun agar pukulan demi pukulan berhenti, tetapi yang didapatkan malah justru sebaliknya pukulan makin keras dan menerjang tubuhnya. Tetapi karena rasa kebencian perempuan yang melahirkannya, dia tetap bersih kukuh memukul, menendang, mencambuknya bahkan memukul menggunakan tongkat besbol. "Ampun Mahhh, bukan aku yang bunuh ayahhh" ucapnya dengan isakan, ringisan menahan sakit. "KAN SUDAH PERNAH SAYA BILANG SAYA BUKAN MAMAH KAMU!!! KAMU PENYEBAB SUAMI SAYA MATI SEBAGAI BALASAN KAMU HARUS MATI" Menarik rambut perempuan yang sudah terduduk di lantai. Ini adalah kisah seseorang gadis yang meminta kebahagian pada keluarga kandungnya, walaupun keluarganya tidak menginginkan kehadirannya. Karena rasa sayangnya dia rela dijadikan sebagai hewan dan pembantu dirumah. Akankah gadis itu mendapatkan kebahagiaan yang dia inginkan? Atau justru hinaan yang dia dapatkan? Semoga tuhan membuka pintu hati keluarganya. *** kepo ya? mampir dong masa gak hahaha... TIDAK NERIMA PLAGIAT-!!! [JIKA ADA PERSAMAAN TOKOH, COVER, DAN LATAR BELAKANG CERITA ITU MURNI TIDAK TERSENGAJAAN KAWAN!] jangan lupa vote and komen dan sebar link keteman teman kalian ya. follow ig autor. Axrsty_ dan jangan lupa follow akun autor. sampai jumpa🙌🏻 publikasi: 5/7/2021 end: 24/9/2021
You may also like
Slide 1 of 10
ELGITA  (TERBIT) cover
Revenge Pays Off[COMPLETED] cover
TACENDA [HiraetH] Revisi cover
SYELA DAN LUKANYA |END| cover
SKALETTA [END] cover
Lovely Tears (NEJ) REVISI cover
You Are My Medicine [END] cover
Anna's Secret [END]  cover
SAD LIFE (TAHAP REVISI) cover
Stella Story [END] cover

ELGITA (TERBIT)

66 parts Complete Mature

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"