Stay with me

Stay with me

  • WpView
    Reads 542
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
mereka berpisah tanpa salam, tanpa senyum, hanya sebuah kerinduan yang mereka peluk untuk kedepannya, mereka masih memiliki rasa yang sama, tidak memutuskan hubungan yang selama 7 bulan sudah berjalan, hanya saja karena waktu mereka harus berpisah YUHUUU....... Aku datang dengan cerita pertamaku, maaf jika ada kata yang salah atau apapun yang tidak bagus, karena aku baru pertama kali ingin menulis hihii........ Semoga kalian suka sama ceritaku, kalau nggak suka juga gapapa. Selamat membaca :) By, diandra.p
All Rights Reserved
#82
staywithme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Paradise
  • You Are Mine [Terbit]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Misunderstand
  • AFKARA [END]
  • Diary Depresiku
  • Jejak Waktu [Complete]

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines