Story cover for Nada Tak Bernada by real_kezia11
Nada Tak Bernada
  • WpView
    Reads 505
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 26
  • WpView
    Reads 505
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 26
Ongoing, First published Jun 07, 2020
Pernahkah kau merasa hidupmu hampa? Kosong.Tidak bernilai. 

Pernahkah kau merasa tidak ada yang mengerti dirimu? Merasa hadirmu adalah sebuah kesalahan? Pernahkah kau disalahkan akan hal yang mungkin bukan kesalahanmu?

Kematian.kehilangan.penyakit.
penderitaan.kemalangan.

Pantaskah seorang manusia disalahkan jika semua hal itu terjadi di dalam realita hidup? 

Pernahkah kita berfikir? mungkin saja semua itu adalah bagian dari rencana Tuhan,yang tidak akan pernah bisa dimengerti sepenuhnya oleh akal manusia yang terbatas. 

Lemah. Tidak berguna.Tanpa arti.Bahkan orang terdekatnya pun,berfikir begitu tentangnya. 

Akankah ia menyerah atau terus berharap pada keajaiban?

Selamat datang dalam kisah seorang Rainada Harmonika Clement,seorang gadis penyuka musik.Baginya musik adalah temannya,caranya mengungkapkan rasa.

Atau,mungkin juga sebuah keajaiban?


-

-

-

-

Musiclarion Ocean Pratama.Si most wanted sekolahnya sekaligus kapten basket.Ganteng,tinggi,pintar dan kaya.

Sempurna bukan? Tapi,apakah benar sesempurna yang terlihat? 

Angkuh, cuek dan cool. Hampir semua orang selalu bilang begitu,tentang kepribadiannya. Tapi apa benar begitu?

Apakah yang terlihat di luar, selalunya adalah sebuah kebenaran?

Berprestasi.Berbakat.Terkenal.Selalu sukses jadi pusat perhatian. 

Dengan semua itu,semua orang selalu berfikir hidupya sangat indah. Sempurna.Tenang.Aman.Nyaman.Tanpa masalah. 

Tapi, apakah benar begitu? 









Penasaran? Jangan lupa vote dan folllow ya!

Satu dukungan sangat berarti.Satu vote/bintang sangat berharga.
All Rights Reserved
Sign up to add Nada Tak Bernada to your library and receive updates
or
#625real
Content Guidelines
You may also like
Are You The One Tied to Me? by redstringpages
10 parts Ongoing
Semua orang punya titik balik. Dalam hidup, dalam mimpi, dalam perasaan. Dan terkadang, titik balik itu hadir lewat orang yang tak kau duga, di saat yang paling tak masuk akal. Namaku Rain Anak organisasi. Perfeksionis. Rasional. Terlalu terbiasa memetakan semuanya menjadi rencana. Dan di dalam setiap rencanaku, selalu ada satu nama yang seperti gangguan: Raib. Rival paling abadi. Cermin yang paling merepotkan. Tapi juga satu-satunya orang yang benar-benar selalu menantangku. Kami saling bersaing di medan yang sama-ruang rapat, hasil evaluasi, dan perdebatan yang tidak pernah selesai Tapi semakin aku beradu dengannya, semakin aku sadar, tidak semua lawan harus dikalahkan. Kadang, mereka hanya butuh dipahami. Lalu datang Kenza. Si-Kapten basket. Bukan anak organisasi. Tapi justru itu yang membuatnya mencolok di mataku. Ia seperti jeda yang tidak pernah kuminta kepada Tuhan, tapi diam-diam kubutuhkan. Seseorang yang muncul tanpa pretensi, tapi menghadirkan pertanyaan paling sulit yang pernah kutemui: apa sebenarnya yang sedang kucari? Dalam riuhnya proposal kegiatan dan jadwal padat rapat, dalam tatap mata yang tak selesai antara aku dan Raib, dan dalam keheningan canggung bersama Kenza, aku belajar. Bahwa kadang yang paling berarti bukan siapa yang paling sering hadir, tapi siapa yang membuatmu diam dan berpikir ulang tentang dirimu sendiri. Interlinked adalah tentang benang-benang yang tak terlihat, tapi nyata. Tentang rivalitas yang tumbuh menjadi penghargaan, dan tentang perasaan yang perlahan memanggil pulang-dari tempat yang tak pernah kau sangka. Karena dalam hidup, orang-orang datang bukan hanya untuk tinggal. Ada yang datang untuk mengubahmu. Pelan-pelan. Dalam. Dan tidak terduga.
My Eternal Moon [ End ✔️] by cweetcobeyi
38 parts Complete
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
You may also like
Slide 1 of 9
Raina Maramitha cover
EPIPHANY cover
We Found Another Love [Completed] cover
Impossible cover
Are You The One Tied to Me? cover
Sebuah Alunan Nada cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓ cover
Evanescence (Time Spent Walking Through Memories) cover

Raina Maramitha

10 parts Ongoing

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_