Titik Kenang

Titik Kenang

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 1, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Nna, panggilan itu melekat dalam langit-langit pikirannya. Panggilan yang bermula saat hujan di bulan Juni. Sayangnya cerita terus berlanjut, padahal bulan Juni sudah lama berlalu, mungkin akan bertemu lagi di bulan Juni kedepan, dan bisa jadi kedepannya lagi. Entahlah, cara kerja waktu emang tak bisa dimengerti. Menikmati tiap prosesnya, sepertinya itu lebih dari cukup. :) Nb: gambar yang aku gunakan diambil dari internet, maap ya belum bisa gambarin sendiri soalnya, hehe
All Rights Reserved
#179
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temporary |End|
  • Between Us | TWS
  • DANUALA
  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • Cegil Komplek [00L]
  • REMBULAN ¦ Renjun NCT[✔]
  • Nikah Muda [✔]
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi

Reyhan Alkantara "Biarkan angin ini menerpa kehidupan yang penuh akan kebahagiaan, kebahagiaan yang hanya sementara kita rasakan. Namun, setiap hembusan angin yang menerpa, aku mencoba untuk mengikhlaskan apa yang telah datang dan akan pergi layaknya daun yang melekat pada pohon dan diterpa angin untuk gugur." Hana Almeera "Jika hidup ini penuh dengan hitam putih, maka pelangi yang membuatku tersenyum semangat, karena warna indahnya yang datang setelah hujan, dan kamu hadir ketika hujan telah redah. Jika aku akan pergi seperti pelangi yang hanya nampak sementara, ikhlaskan seperti halnya angin yang telah mengajarkanmu arti itu semua." Dikuatkan oleh semesta, didewasakan oleh keadaan, dan dibahagiakan oleh seseorang yang belum pernah mereka temukan. Adakah yang masih mereka harapkan? Datang dan akan pergi. Ada. Namun, akan kah kembali? Akan kah putus asa ketika semesta mengajaknya bercanda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines