We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
It's Okay If I Said Goodbye?

It's Okay If I Said Goodbye?

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Elias hanyalah seorang pemuda tampan biasa yang menurutnya ketampanan nya itu tidak ada gunanya dihidupnya. Ia hanyalah seorang murid kalem-kalem yang nggak pintar-pintar amat dan kerjaannya kalo lagi gabut...yaa... tidur. tapi jika kalian lebih sering melihat tingkahnya... ia adalah orang yang luar biasa gila, yang jika suatu waktu merasa tertekan, ia takkan segan" pergi ke lantai 2 atau 3 kemudian berfikir untuk turun kelantai bawah tanpa menggunakan tangga atau lift. "mungkin sewaktu-waktu aku akan termakan oleh lamunan dan pikiranku sehingga rasanya aku bisa gila setengah mati berusaha menyeimbangkan antara pikiran bunuh diriku dengan hatiku yang mengatakan bahwa itu semua tidak benar" -Elias Chalamet (2k18)
All Rights Reserved
#271
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔] Untung Kamu Tidak Jadi Mati Kemarin
  • Lyn and Lust
  • ||END|| Obssession Psycho (21+)
  • Hopeless
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • ANGAN
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Am I Scary?

"Kurang tinggi," kata Shaka. Perempuan itu menatap tidak mengerti. "Kalau loncat dari sini, kurang tinggi. Kamu mau mati, kan? Kalau iya, pindah saja. Jangan di sini," jelasnya. Alis Kala mengerut mendengar penyataan laki-laki yang baru saja ia temui itu. Aneh, batinnya. Mana ada respon seperti itu kepada seseorang yang mau bunuh diri tepat di depan matanya? - © rozeusz 2021. a one shoot.

More details
WpActionLinkContent Guidelines