Hurtful
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Tanpa sadar,melepas kan jauh lebih indah dari pada memaksa nya untuk tetap bersama ~ HURTFUL Aghata safa scarletta,gadis menyebal kan dengan seribu tingkah laku nya yang bikin orang geleng-geleng.Walau begitu dia memiliki wajah yang cukup cantik dengan wajah nya yang mendapat julukan Baby girl.Gadis yang hobi nya manjat pohon itu selalu saja mempunyai masalah dengan si dingin Alfa. Alfatama zeus fernando,seperti kebanyakan nya most wanted lain nya,dia mempunyai sikap yang dingin terhadap semua orang,namun tidak dengan Aghata.Sebalik nya malah,Alfa sangat suka menjahili gadis imut tersebut hingga muncul lah pertengkaran -pertengkaran kecil yang menjadi hiburan tersendiri bagi Alfa. Namun siapa sangka si dingin Alfa adalah sosok yang humoris bila dengan keluarga nya. *** "Bang fafa!?" "Aduh ma!!udah berapa kali Alfa bilang,kalo Alfa gak suka di panggil fafa!! kek cewe!!!" "Kamu ngelawan sayang?" "Hehe...nggak ma,Alfa cuman nolak aja" "FAFA!" "Iya-iya" __________ Akan kah ke harmonisan keluarga nya tetap bertahan hingga perjodohan itu terjadi?di mana seorang Alfa di sanding kan dengan seorang perempuan,kala ia baru saja menjatuh kan hati nya dengan perempuan menyebal kan yang ia sering jahili di sekolah???
All Rights Reserved
#352
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Because I'm Stupid (End)
  • AL - TA [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • Jodohku
  • DANADYAKSA
  • RAFKA [REVISI]

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines