Terlalu banyak hal yang kamu tutupi dari orang-orang, tak terkecuali orang terdekatmu. Sebenernya apa sih yang kamu kejar, apa yang kamu mau sampai-sampai belagak ngga butuh perhatian orang lain. Manusiawi kan?
Sini, aku ada kalo kamu butuh :)
Ah, hampa sekali selama ini berjuang sendirian, mikir sendirian, halu berlebih toxic sendiri, patah sendiri.
Apa kamu tahu? Yang aku mau hanya kamu peduli denganku, itu saja cukup.
Namun mencintai sepertinya sudah tidak terdengar menarik dalam hatimu.
Aku bingung sebenarnya mau dimulai dari mana, apa aku harus merelakan? Apa aku harus mengikhlaskan? Oh sepertinya tidak perlu, cukup aku terima bahwa sudah tidak ada sosok aku didalam hatimu.
Kalaupun kamu tahu bahwa hatiku ada kamu. Pasti semua sudah terlambat, ya kan? Apa masih ada kesempatan.
Dan jawabannya, tidak.