KELABU: Perihal Luka Ilsya

KELABU: Perihal Luka Ilsya

  • WpView
    GELESEN 3,960
  • WpVote
    Stimmen 100
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Apr. 6, 2022
[VOTE SESUDAH MEMBACA ^^] "Lo cantik, gue udah terpikat sama lo dari dulu. Hm, mau gak jadi pacar gue?" Ilsya membekap mulutnya tak percaya. Apakah ia kini bermimpi jika Azka baru saja melontarkan pernyataan yang Ilsya dambakan sejak dulu? Mata gadis itu melebar sempurna, hatinya menjerit kegirangan. Seseorang, tolong! Ilsya kerasukan setan bucin! Tak! Azka menoyor kepala Ilsya, membuat gadis itu meringis. "Sakit!" Azka terkekeh samar. "Jadi gimana?" "Apanya?!" balas Ilsya sewot. "Yang tadi-" "Mau!" interupsi Ilsya antusias, gadis itu tak segan menampakkan senyum kotaknya. "Mau apanya, dodol?! Gue bukan nembak lo! Itu tadi latihan buat nembak Lista, menurut lo kata-katanya bagus gak, Sya?" terang Azka. Senyum lebar Ilsya tergantikan dengan senyum nanar. Untungnya, bertahun-bertahun mencintai Azka dalam diam, membuat hati Ilsya sangat kebal atas kesakitan yang seringkali menerpanya. Melibatkan perasaan pada sebuah pertemanan memang semenyakitkan itu. Apakah Ilsya akan mempertahankan perasaannya pada Azka? Atau sebaliknya? Warna-warna hidupku seakan berubah menjadi kelabu bersamaan dengan hadirnya perasaan ini, semakin kelabu saja saat mendengar tawa bahagiamu menggema dengan gadis lain. -Ilsyana Raihan. - ©Copyright 2020 || Ria Amelia
Alle Rechte vorbehalten
#328
kelabu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien