Hampir 2

Hampir 2

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 20, 2020
Setelah warna warni batu sandungan. Kemudian kita dihadapkan dengan takdir-Nya. Sebuah kehampiran yang kedua kalinya, lagi-lagi aku tidak bisa memiliki dengan tuntas. Dan selepas ketiadaanmu, semua menjadi ganjil. Hidupku terasa rumpang dan asing dengan renjana. Kemudian untuk menjadi waras, aku kembali mematuk kehidupanku meski dengan hawa hampa. Dan dengan tulang-tulang kenangan, aku bersama status yang berbeda tetap berjalan sambil berlindung di bawah-Nya. Mencoba merengkuh kembali mimpi yang pernah aku sebutkan padamu. Sampai pada akhirnya ia datang dan mengembalikan semuanya menjadi baik seperti semula.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RINJIN;PERJUANGANKU
  • BERJUANG MELAWAN TAKDIR
  • Laut dan Langit
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Sekali Lagi (End)
  • #2 The Thing We Can't Explain; RinJin
  • Haruskah Aku Menunggumu? (REVISI)
  • Not Mine (Ending)
  • after break up (hiatus)

kisah ini bermula dengan Rinz yang memiliki perasaan kepada temannya sendiri yaitu Sutsujin, dari awal, matanya hanya fokus ke Sutsujin. Rinz berusaha sendiri tanpa bantuan siapa-siapa selagi tidak ada yang menawar padanya, ia menahan cemburu setiap kali ada yang mendekati Sutsujin, tetapi dirinya bukan lah siapa-siapa. Kebahagiaan telah datang ke Rinz, yang dimana rasa cintanya di balas oleh Arthur. Selama mereka berhubungan, tiada satupun yang berani menyentuh pasangan romantis ini. Sejak Arthur bersamanya, ia merasa menyesal dengan ucapannya yang dahulu. Akhir cerita:berkeluarga, senang dan ceria, senyuman di wajah, banyak kegembiraan menimpa mereka tanpa satupun masalah yang menimpa. Ucapan manis, saling bertukar cerita dan sentiasa menjaga perasaan masing-masing. "bertemu denganmu adalah bagian terbaik dalam hidupku, terlalu banyak hal yang harus ku jelaskan tentang betapa sempurnanya kamu, kamu memiliki hati yang baik seperti malaikat."Rinz "aku masih ingat kencan pertama kita. Caramu menatapku membuatku merasa seperti akulah satu-satunya orang di ruangan itu. Saya tidak pernah membayangkan hal itu akan membawa kita pada kehidupan luar biasa yang kita jalani sekarang."Arthur

More details
WpActionLinkContent Guidelines