Perfect Man

Perfect Man

  • WpView
    Reads 751
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 30, 2022
"Aku mau cokelat" "Azman, hubungi direktur PT cokelat di Serpong. tanyakan padanya dia mau menjual pabriknya atau tidak. kalau tidak, coba dapatkan setengah saham PT tersebut atas nama Hasya Iswari" Hasya terbelalak. Dia ingin cokelat betulan, bukan saham perusahaan cokelat. Itulah sepenggal kegilaan yang Ethan lakukan untuk memanjakan Hasya, mahasiswi baru di kampus yang ia sponsori. Punya wajah tampan, banyak uang dan kekuasaan tentu membuat Ethan bisa dengan mudah mendapatkan apa yang ia mau. Tapi hanya satu yang sulit, yakni mendapatkan hati Hasya. Cerita fiktif ini mengisahkan tentang hubungan asmara orang paling kaya di Indonesia. Sekali lagi, cerita ini hanyalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan latar, nama dan sebagainya merupakan sebuah kebetulan semata. Enjoy the reading!
All Rights Reserved
#381
office
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKRIPSUIT  ✔
  • ARGLADIS
  • DOSENKU HOT SUGAR DADDY
  • Satu Alasan Untukmu (SEGERA TERBIT)
  • - LOVE CLASS -
  • SYAKIRA how are you?
  • Arsyilazka

{Completed/utuh/tamat} Fayka mau tak mau harus sering bertemu dengan Yasa karena memiliki dosen pembimbing yang sama. Berawal dari sesama kesengsaraan korban dospem, bagaimana jika Fayka mulai baper karena Yasa, yang mendapatkan predikat fakboi, terus bersikap manis padanya? *** Setelah empat tahun menempuh pendidikan di jurusan psikologi, Fayka seperti mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas akhir skripsi. Sialnya, Fayka mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan membuat jantungnya tak keruan setiap akan melakukan bimbingan. Namun, penyebab jantungnya tak keruan bukan hanya dosen pembimbing. Yasa, sang kayak tingkat penyandang status fakboi kampus, mendapatkan dosen pembimbing yang sama dengan Fayka dan terus bersikap manis pada Fayka. Menolak rasa bapernya, Fayka mencoba memfokuskan diri pada skripsi yang harus diselesaikannya segara akibat tuntutan sang Ibu. Sayangnya, takdir tidak selalu berpihak pada Fayka untuk mempermudah jalannya menuju sidang. Lalu bagaimana dengan perasaan Fayka jika ketika badai menerjang hidup, Yasa adalah orang yang selalu hadir di sisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines