Voices Around My Head

Voices Around My Head

  • WpView
    Dibaca 9
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 8, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Zevano atau yang lebih akrab dipanggil Vano. Ia adalah seorang pria yang memiliki kemampuan khusus, Kemampuan yang orang-orang pun menolak untuk percaya. Hal ini yang membuat Vano menutupi kemampuan nya sangat dalam di dirinya. Sampai akhirnya ia bertemu seorang perempuan. Perempuan yang berbeda dari semua perempuan yang pernah ia temui. • • • • • Bagaimana kisah kelanjutan Zevano? yuk dibaca wattpad nya!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#84
baca
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Secrets and Agreements
  • 09.My Possesive Boy (Sekuel Stealing Marriage) END
  • ManDavano
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • Two The Most Wanted
  • UWUPHOBIA
  • Venganza✔
  • One Step To Get His Heart (On Going)
  • Aslan, Are you my last love?

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan