We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Curah puan

Curah puan

  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 31, 2020
WpInfo
Poetry
Bait bait rasa batin yang tak kunjung reda, baik terdahulu, saat ini, maupun untuk yang terdepan. It's okay to not be okay🌻
All Rights Reserved
#20
milenial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • {PERKATA} Selesai
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Luka Lara Luna || END
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • ABSURD QUOTES I
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

More details
WpActionLinkContent Guidelines