Mentari Awal Januari

Mentari Awal Januari

  • WpView
    Membaca 170
  • WpVote
    Vote 11
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 15, 2020
Clara masih sangat mencintai Raka, namun semesta tidak begitu berpihak padanya. Pertengkaran itu menyisakan sakit, dan semakin sakit saat mereka pergi. Clara dipertemukan kembali dengan kehidupan masa lalunya, Reihan. Mungkinkah Clara akan bertahan dengan Raka dengan semua permasalahan yang ada, ataukah Reihan yang mampu merebut hati Clara kembali. Jangan berharap lebih. Semua tidak selalu berakhir seperti yang kamu ingini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#30
awalbaru
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Still Ours [Hiatus]
  • Antara Dua Dunia
  • Kalau Saja Kita Sama
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • cinta yang terluka
  • Putri Hutan Pinus

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan