Annora
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 7, 2021
Apa kalian percaya pada peta? Apakah peta menggambarkan semua tempat di bumi? Tidak, Mengapa bisa ada pasang surut air laut? Mengapa bisa bunga kembali mekar saat sebelumnya ia membeku di musim dingin? Mengapa bisa suhu berubah sesuai musim? Mereka yang melakukannya, roh alam.. Makhluk mitologi yang sangat indah dan memiliki sihir untuk mengatur alam semesta. Apa yang terjadi jika manusia bertemu mereka? Bisakah diantara mereka tumbuh rasa cinta? Ataukah hanya akan menjadi perpisahan yang pahit? Mengisahkan sesosok roh alam yang jatuh cinta pada seorang manusia. Akankah ia bisa bersatu dengan cintanya? " Sekarang kau adalah anak kami, Annora Roswildde." " Putra mahkota melamarku?! Tapi.. Aku ini... Bukan manusia.." . . . Story by : MipanSum0006
All Rights Reserved
#16
nymph
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa di Dunia yang Terlupakan
  • SHATTERED ILLUSIONS (TAMAT)
  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar
  • [END] Dunia Kedua
  • GRACLE BLACKSMITH
  • Eternal Oath | Sylus • Love And Deepspace

Di ujung lorong dunia yang tak terjamah peta, berdirilah sebuah restoran kecil-hangat, remang, dan ajaib. Tak ada papan nama, tak ada antrean manusia. Namun malam demi malam, kursi-kursi kayu diisi oleh tamu-tamu dari kisah yang terlupakan: Banshee yang menangis dalam diam, Putri Duyung yang kehilangan nada, Gumiho yang menyembunyikan luka, hingga dewa bersayap yang tak sanggup berbicara. Di balik meja dapur, seorang pria memasak bukan untuk perut, melainkan untuk jiwa. Ia tak banyak bicara, namun masakannya menampung kisah dan luka mereka. Di sisinya, seorang wanita bernama Lyra menjadi jembatan antara dunia manusia dan dunia magis-seorang penjaga rasa dan kenangan. Namun restoran ini menyimpan rahasia. Pembayaran tak datang dalam bentuk uang, melainkan item magis penuh arti-dan semakin banyak yang datang, semakin besar bayangan yang menanti. Dulu mereka memasak hanya untuk bertahan hidup. Kini, mereka menyajikan rasa untuk makhluk yang bahkan dunia pun enggan mengingat. Namun... Sampai kapan tempat ini akan bertahan? Dan ketika rasa tak lagi cukup, siapa yang akan memberi arti pada dunia yang perlahan melupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines