it's time (End✓)

it's time (End✓)

  • WpView
    Reads 3,337
  • WpVote
    Votes 684
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 30, 2025
__ Setiap hari setiap saat dirinya menerima masalah. Kila Eva Gelita sebagai pemeran utama. Ia tak pernah menceritakan masalahnya itu kepada orang lain. Memiliki hobi menulis, ia mencoba menuliskan masalahnya disebuah cerita berjudul "it's time" yang berarti "waktunya". Waktunya Kila Eva Gelita menceritakan semua tentang lika-liku kehidupan bersama teman maupun kekasih. Karna ia tak tahan menyimpan semua masalah. Dirinya mencoba mempublikasikan cerita itu disebuah aplikasi bernama wattpad. "Mencintai dan menghargai itu berbeda." Kila menutup buku diary berwarna hitam tersebut... ___ Penasaran dengan isi cerita ini? •yuk baca! •sebelum baca follow akun author terlebih dahulu •dan tinggalkan jejak~~ © start = [28.8.2020] finish = [10.11.2020]
All Rights Reserved
#6
perdamaian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Taken Slowly
  • {Bukan} Sahabat Jadi Cinta
  • Azila dan Rahasia
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • No Drama (SELESAI)
  • She's (Not) Afraid
  • CLASS F
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • GITA OLIVIA [END]✅

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines