ADVENTURE🍂

ADVENTURE🍂

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
STORY #1 Keysya,Dara,Vina,Dimas,dan Fero merupakan sahabat yang sangat erat dan selalu bersama hingga kini. Dari dulu mereka mempunyai rencana yang sama,yaitu pergi berpetualang bersama.Petualangan yang mereka inginkan adalah petualangan yang luar biasa.Mereka hanya ingin berpetualang dengan alam terutama ke gunung.Karena mereka banyak menonton di televisi tentang adventure ke gunung,dan akhirnya mereka terpikirkan untuk mencoba hal tersebut yang terlihat sangat seru.Namun hal yang terjadi saat mereka beradventure tidak seperti di televisinya.Hal-hal yang tidak diinginkan mulai terjadi. - - - - Penasaran??? Follow dulu oyy hehe ;)) Ikuti terus cerita dari kelima sahabat itu yaa..
All Rights Reserved
#718
karangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • ✔️The Shadow Of Miracle (END)
  • Dear Ex Ceo (GitShan)  S1
  • A Memory of You
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Maaf' (Revisi)
  • The Miracle Of Life ☆
  • Ananta Bandhana
  • Hati Hati Menjaga Hati

[Flashback ke tahun 1970-an] Di balik dinding tua Galeri Byakta, tersimpan sebuah lukisan tanpa warna yang selama puluhan tahun tak pernah diketahui siapa pelukisnya. Tak ada nama. Tak ada riwayat. Hanya sebuah paraf samar di sudut kanvas yang nyaris menghilang ditelan waktu. Bagi Hanindito Laerasatya, mahasiswa desain grafis yang bekerja sebagai jurnalis dan fotografer, lukisan itu awalnya hanyalah bahan liputan untuk memperingati Hari Seni Sedunia. Namun rasa penasarannya berubah menjadi penyelidikan ketika ia menemukan paraf yang sama persis pada sebuah lukisan wajah sang Eyang saat muda dulu. Semakin dalam Dito mencari jawaban, semakin banyak rahasia keluarga yang selama ini disembunyikan. Penelusurannya membawanya kembali ke tahun 1970-an, pada kisah seorang pelukis berbakat yang memilih mengorbankan nama, mimpi, bahkan cintanya demi orang-orang yang ia sayangi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines