Story cover for Complicated Flow by punnypitty
Complicated Flow
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 09, 2020
Pernahkah kalian merasa berusaha menepis rasa sayang terhadap seseorang karena tidak bisa memilikinya?
Bisa bersama namun tak bisa bersatu.
Hingga akhirnya kalian sendiri yang memilih untuk membiarkan rasa itu tumbuh tanpa adanya harapan.

Pernahkah kalian merasa mudah percaya terhadap perlakuan baik seseorang?
Merasakan rasa sayang namun entah statusnya apa?
Hingga akhirnya kalian sendiri yang memilih untuk membiarkan waktu berjalan tanpa menebak akhir seperti apa yang akan terjadi.

Cerita ini akan menghantarkan kalian pada perasaan-perasaan yang mungkin saja terjadi di kehidupan kalian, yang kalian sendiripun tidak mengerti perasaan macam apa



-Salam penulis amatiran


enjoy, semoga suka
All Rights Reserved
Sign up to add Complicated Flow to your library and receive updates
or
#11cerpenromance
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
Rindu Dalam Diam cover
Badai, Kapan Berlalu? cover
Antara Aksara dan Kata cover
My Rain Downs The Earth cover
Seperempat Aku dalam Dunianya cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Rasa Tanpa Kata cover
The Bleeding Lady [completed] cover
Erlangga cover

Jauh. Esok Nanti atau Selamanya

18 parts Ongoing Mature

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.