Complicated Flow

Complicated Flow

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
Pernahkah kalian merasa berusaha menepis rasa sayang terhadap seseorang karena tidak bisa memilikinya? Bisa bersama namun tak bisa bersatu. Hingga akhirnya kalian sendiri yang memilih untuk membiarkan rasa itu tumbuh tanpa adanya harapan. Pernahkah kalian merasa mudah percaya terhadap perlakuan baik seseorang? Merasakan rasa sayang namun entah statusnya apa? Hingga akhirnya kalian sendiri yang memilih untuk membiarkan waktu berjalan tanpa menebak akhir seperti apa yang akan terjadi. Cerita ini akan menghantarkan kalian pada perasaan-perasaan yang mungkin saja terjadi di kehidupan kalian, yang kalian sendiripun tidak mengerti perasaan macam apa -Salam penulis amatiran enjoy, semoga suka
All Rights Reserved
#58
cerpenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • Antara Aksara dan Kata
  • kepercayaan
  • Evans life at School
  • Rasa Tanpa Kata
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • BUCIN SMA
  • My Rain Downs The Earth
  • Erlangga
  • Pemangkas Jarak

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines