Berbicara Soal Pemimpin

Berbicara Soal Pemimpin

  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 21, 2021
"Menjadi pemimpin itu mengerikan Raja!" "Ibu menyekolahkanmu bukan untuk menjadi pemimpin, bukan untuk menjadi orang hebat seperti pejabat yang tamak di luaran sana!" Aku menatap lekat cahaya yang mulai memudar dari wajah ibu, ibu tidak mengerti tentang impianku untuk menjadi seorang pemimpin. Dengan cepat aku mengeluarkan selembaran kertas yang ada di dalam tas ku kepada ibu, aku memberikan tatapan penuh harapan harap harap ibu bisa menerima dan mengerti dengan impianku dan kondisi pendidikanku yang berharga sekarang. "Ibu.. biarkan Raja berkuliah di kota primadona itu, di tempat pemimpin itu singgah." Ucapku meyakinkan ibu dengan menggenggam kedua tangannya. Aku rasa ibu pasti sudah keliru dengan keinginanku untuk menjadi seorang pemimpin, yang berkuasa di sana memang sangatlah kejam, tapi tidak semua pemimpin terlahir menjadi kejam bukan? Ibu menatapku dengan tatapan nelangsa. "Menjadi pemimpin itu tidak mudah, Raja." "Maka dari itu, tolong do'akan Raja semoga Tuhan mempermudah jalan impian Raja."
All Rights Reserved
#94
cewek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • Xaviera || On Going
  • Only You [Slow Update]
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Roos
  • Asa Di Putih Biru (END)
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Arsyilazka

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines