Tentang kita [On Going]

Tentang kita [On Going]

  • WpView
    Reads 424
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2020
Andai aku tau akan serumit ini, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan memberikan seluruh dari perasaanku untukmu. Namun, ini diluar kendaliku. Mencintai seseorang yang selalu datang dengan perasaan abu-abu, dan pergi tanpa tau waktu. Bertahun-tahun dia datang dan pergi, dan bodohnya aku masih menerimanya lagi. Lewat panggilan video di tengah malam, ku titipkan segala rindu, dan cerita yang selalu ingin ku ceritakan padamu. Perasaan manusia memang cepat berubah, terutama perasaanmu padaku. Yogyakarta selalu menjadi tempat paling bahagiaku. Berjanjilah untuk datang kembali ke tempat itu bersamaku. Kamu hanya ada satu, dan orang lain tidak ada yang seperti kamu. Menjadi milikmu adalah sebuah keberuntungan, yang tuhan ciptakan dari sebuah ketidak sengajaan. "Pertemuan yang menjadi kita" Start : Juni 2020 Cover : Pinterest
All Rights Reserved
#6
kotaistimewa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • Aamiin bersamamu [ ENDING ]
  • ARKA (My Cool Husband)
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • Konfigurasi Rasa [Tahap Revisi]
  • DETERMINASI

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines