NAYSA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2020
Kamu cinta tapi tidak cinta. Hampa itu seperti langkah tak berjejak, senja tapi tak jingga, cinta tapi tak dianggap. Kita punya Keinginan tapi semesta punya kenyataan, kenyataan bahwa kita memang ditakdir kan untuk menjadi seorang pasangan bukan seorang sahabat -Naysa Tak ada kata lelah untuk menyatakan perasaan ku, tetapi yang lelah itu terus-terusan di bohongi seolah-olah kau tak mencintaiku. Aku bukan tidak mencintaimu, tapi hanya saja rasa takut ku mengalahkan perasaan ku kepadamu-Arkan
All Rights Reserved
#61
bertahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Mahligai Sunyi
  • You Are Again
  • SEMESTA TAK MERESTUI
  • Sekali Lagi (End)
  • LED ASTRAY

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines